RPP tentang Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Panas Bumi

Program Legislasi
Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2015
Pemrakarsa
Kementerian Keuangan
Tahapan
Pihak Terkait
Status
Belum Diketahui
Keterangan
1. Ketentuan yang diatur dalam PP ini berlaku
untuk wajib pajak yang bergerak dibidang usaha
panas bumi
2. Objek pajak
a. Penghasilan yang diterima atau diperoleh
wajib pajak dari pengusaha atau pemanfaatan
panas bumi
b. Penghasilan lainnya yang diterima atau
diperoleh wajib pajak
3. Penghasilan kena pajak
a. Besarnya penghasilan kena pajak bagi wajib
pajak yang bergerak dibidang usaha panas
bumi, termasuk:
1) Iuran tetap
2) Iuran produksi
3) Bonus
b. Biaya-biaya yang mempunyai masa manfaat
lebih dari 1 (satu) tahun dibebankan melalui
penyusutan atau amortisasi
c. Pengeluaran dan biaya yang tidak boleh
dikurangkan dalam menentukan besarnya
penghasilan kena pajak bagi wajib pajak yang
bergerak dibidang usaha panas bumi
d. Biaya untuk mendapatkan, menagih, dan
memelihara penghasilan yang:
1) Bukan merupakan objek pajak
2) Pengenaan pajaknya bersifat final, dan/
atau 3) Dikenakan pajak berdasarkan norma
penghitungan penghasilan neto dan norma
penghitungan khusus
e. Pajak penghasilan yang ditanggung oleh
pemberi penghasilan
4. PPh terutang
= penghasilan x tarif Pasal 17 ayat (2a) atau (2b)
UU PPh
5. Angsuran pajak tahun berjalan
a. Dihitung berdasarkan laporan keuangan
berkala sesuai dengan ketentuan Pasal 25
ayat (7) huruf b UU PPh
b. Laporan keuangan berkala wajib disampaikan
ke kantor pelayanan pajak tempat wajib pajak
terdaftra bersamaan dengan penyampaian
laporan tertulis berkala kepada pihak yang
berwenang
c. Apabila:
Pajak yang terhutang kredit pajak,
kekurangan pembayaran pajak yang tertuang
harus dilunasi sebelum seperti tahunan PPh
disampaikan
Share

Aktifitas

No Tahapan Tanggal Catatan Dokumen
Tidak ada data

Komentar


Anda harus login disini untuk berkomentar, atau jika belum mempunyai akun klik disini untuk mendaftar.